pancabakti-sungaibahar.desa.id - (Jumat, 22/8/2025) dalam rangka memperingati HUT RI yang ke-80, Datuk Kades Panca Bakti Bapak Wareh Sukmajati, S.Pd potong 1 (satu) ekor sapi untuk malam tasyakuran di Desa Panca Bakti, Kecamatan Sungai Bahar, Kabupaten Muaro Jambi. Sapi yang telah dipotong lauknya akan di masak dan pada malam harinya saat pelaksanaan tasyakuran untuk dimakan bersama masyarakat, ini dilakukan disamping memeriahkan HUT RI sekaligus wujud rasa syukur, dengan harapan Desa Panca Bakti semakin lebih baik, maju dan guyub rukun. Berbagai kegiatan perlombaan juga dilakukan termasuk lomba dilingkungan RT masing-masing.
Prosesi pemotongan sapi dilakukan waktu pagi dikoordinir oleh Bapak Marji (Ketua RT. 08) dan juru sembelih Bapak Ustadz Taufiqurrohman dibantu rekan-rekan. Pukul 07.14 Wib sapi telah disembelih kemudian dilakukan tahap selanjutnya yakni pemisahan daging dan pencacahan. Daging yang telah dipotong-potong lalu di antar kerumah Ibu Istiqomah yang sedari tadi sudah ditunggu Ibu-ibu guna langsung dimasak untuk berbagai hidangan seperti kari, gulai, oseng kikil, atau masakan lainnya.
Tepat pukul 20.30 Wib, acara tasyakuran pun dimulai dan dibuka oleh pembawa acara, selanjutnya menyanyikan lagu Indonesia Raya dan Hari Merdeka, lalu Tahlil (dipimpin oleh Bapak H. Habib) beserta Doa (oleh Bapak Kiai M. Sujud). Seterusnya kata sambutan dari Kepala Desa Panca Bakti, Bapak Wareh Sukmajati, S.Pd mengajak para tokoh-tokoh yang ada di desa baik tokoh masyarakat, agama, pemuda juga seluruh masyarakat mari tingkatkan persatuan dan kesatuan, jaga ketertiban/keamanan, saling berbagi/bergotong royong, guyub rukun demi terciptanya Desa Panca Bakti lebih baik, maju dan mandiri. Tak ketinggalan ditutup dengan teriakan patriotisme yang populer mencerminkan semangat cinta tanah air yakni MERDEKA!.
Masuk pada acara inti yaitu kultum kemerdekaan disampaikan langsung Ketua BPD Panca Bakti Bapak Nurul Huda, dalam kultumnya pentingnya bersyukur kehadirat Allah SWT/Tuhan Yang Maha Esa dan berterimakasih kepada sesama manusia baik orang tua, para pahlawan yang Alhamdulillah kita semua masih tetap merdeka, jika ada hal-hal lain yang kurang berkenan dihati mudah-mudahan hanya sebatas keluh kesah sebagai manusia biasa. Tak luput pula beliau menghadirkan kembali cerita masa lalu perjuangan awal transmigrasi di Sungai Bahar Desa Rantau Harapan (sebelum pemekaran desa) yang harus dijadikan sebagai pembelajaran bagi kita semua dan kita belajar dari sejarah untuk bersyukur juga berterimakasih.
Akhirnya, acara berjalan sukses, Datuk Kades Panca Bakti dan seluruh elemen masyarakat yang hadir untuk makan bersama. “mari bersyukur karena kegiatan malam ini berjalan dengan baik dan lancar, ucapan terimakasih kami kepada pihak-pihak terkait atas support dan sumbangsihnya semoga tahun depan lebih meriah lagi,” tutup Datuk Wareh.